K「Weide Football」esejahteraan Atlet dan Mantan Atlet: Antara Fakta dan Impian Halaman 2

  • 时间:
  • 浏览:0

Baca juga: Mantan Atlet Olimpiade Tidak Punya Rumah Sudah 4 Tahun Tidur di Kuburan

”Sebagian orang yang menjadi manajer saya lebih banyak memperdayai saya,” kata Ely, di situ.

Pada 2017, Elyas Pical terkena serangan jantung. Kondisinya tak pernah benar-benar pulih sejak itu.

Mana yang menjadi perspektif arus utama—baik di kalangan atlet dan mantan atlet maupun publik—atas dua fenomena yang saling bertolak belakang ini?

Baca juga: 5 Duel Legendaris Ellyas Pical

Selepas kejadian itu, Ely mendapat pekerjaan sebagai pekerja honorer di Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Honor ratusan juta pada masa jayanya, ternyata hampir tak berbekas kalau saja istrinya belakangan tak menjadi manager Ely—nama panggilan Pical.

Itu pun, pekerjaan yang bisa dia dapat selepas jadi petinju profesional adalah menjadi centeng kelab malam. Fakta ini terungkap saat dia ditangkap polisi karena perkara transaksi narkoba pada medio 2005.

Harian Kompas edisi 25 Mei 2015 berjudul: Si "Raja KO" yang Ditinju Kenyataan, mengupas ringkas perjalanan Ellyas Pical.

Lalu, bagaimana dengan mereka yang sudah berjuang pula membawa nama negara tetapi belum dapat mempersembahkan medali?

Lebih jauh lagi, bagaimana dengan mereka yang sudah memutuskan menempuh jalan hidup sebagai atlet tetapi langkahnya tak pernah sampai ke pentas dunia?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email